Tentang

Program Studi Sarjana K3 STIKES Pemkab Jombang hadir untuk menjawab tantangan  dengan menghadirkan pendidikan yang relevan, aplikatif, dan berbasis kebutuhan dunia kerja. Kami membekali mahasiswa dengan pendekatan evidence-based practice (EBP), sehingga tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menganalisis, mengevaluasi, dan memberikan solusi nyata terhadap berbagai permasalahan K3 di industri, fasilitas pelayanan kesehatan, maupun masyarakat.

Didukung oleh implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat—serta kolaborasi dengan berbagai stakeholder seperti APTIK3I, PAKKI, dan BPBD, proses pembelajaran dirancang secara interaktif, kontekstual, dan berorientasi pada praktik lapangan. Lulusan Program Studi K3 STIKES Pemkab Jombang dipersiapkan menjadi edukator K3 yang profesional, unggul, dan berdaya saing, yang mampu mengidentifikasi bahaya, melakukan mitigasi risiko, serta membangun budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan di berbagai sektor.

Visi

Menjadi Program Studi yang Unggul Menghasilkan Lulusan Profesional sebagai Edukator Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Misi

  1. Menyelenggarakan Pembelajaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang berkualitas untuk menghasilkan lulusan yang kompeten dan unggul menjadi edukator K3 berdasarkan evidence based practice
  2. Menyelenggarakan penelitian Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang inovatif serta pengembangan edukasi K3 yang efektif dan adaptif dalam mendukung keselamatan dan kesehatan kerja.
  3. Menyelenggarakan Pengabdian Masyarakat yang transformatif dalam pengembangan dan pendampingan edukasi K3 sesuai dengan pengembangan pelayanan Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang berkelanjutan.
  4. Menyelenggarakan tata kelola dan kerjasama dalam pengembangan institusi, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat ditingkat nasional berbasis kebutuhan kesehatan masyarakat dalam bidang Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Profil Lulusan

  1. Community Leader K3
    Mampu berperan sebagai pemimpin yang inspiratif dalam menggerakkan implementasi program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja maupun masyarakat. Memiliki kemampuan untuk membimbing, memotivasi, dan meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya budaya keselamatan kerja yang berkelanjutan. Didukung dengan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, dan pendekatan partisipatif, lulusan dapat menjadi agen perubahan dalam penguatan implementasi K3 di berbagai sektor.
  2. Auditor K3
    Mampu berperan dalam memastikan bahwa penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di dalam organisasi berjalan secara konsisten, efektif, dan sesuai dengan kebijakan internal serta regulasi yang berlaku. Mampu memberikan rekomendasi tindak lanjut yang konstruktif dan aplikatif kepada manajemen, dan memantau efektivitas tindakan perbaikan yang telah dilakukan.
  3. Edukator K3
    Seorang Edukator K3 berperan sebagai arsitek perubahan perilaku (behavioral change) yang memastikan setiap individu di lingkungan kerja tidak hanya tahu aturan, tapi paham mengapa mereka harus selamat

Akreditasi