Pada Rabu, 11 Februari 2026, telah diselenggarakan kegiatan Debat Terbuka dan Pemilihan Raya (PEMIRA) Calon Ketua dan Wakil Ketua HIMAKESKA Periode 2026/2027 bertempat di Auditorium STIKes Pemkab Jombang, mulai pukul 09.00 hingga 11.30 WIB. Kegiatan ini mengusung tema “Membangun HIMAKESKA yang Progresif, Inklusif, dan Berintegritas”, sebagai wujud komitmen bersama dalam menghadirkan kepemimpinan organisasi mahasiswa yang visioner dan bertanggung jawab.
Acara diawali dengan safety induction, sebagai bentuk perhatian panitia terhadap keselamatan dan ketertiban seluruh peserta yang hadir di auditorium. Peserta diberikan arahan terkait jalur evakuasi, tata tertib ruangan, serta imbauan untuk menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.
Selanjutnya, kegiatan resmi dibuka oleh Master of Ceremony (MC) yang memandu jalannya acara dengan penuh khidmat dan semangat. Seluruh hadirin kemudian berdiri untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars STIKes Pemkab Jombang, sebagai bentuk rasa cinta tanah air dan kebanggaan terhadap institusi.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar, tertib, dan membawa keberkahan. Setelah itu, Ketua Pelaksana menyampaikan laporan kegiatan yang berisi latar belakang, tujuan, serta harapan dari terselenggaranya Debat Terbuka dan PEMIRA ini. Dalam laporannya, disampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan ruang demokrasi yang transparan bagi mahasiswa dalam mengenal lebih dekat pasangan calon, serta sebagai sarana penyampaian gagasan dan program kerja yang akan dijalankan selama satu periode ke depan.
Sambutan kemudian disampaikan oleh Ketua STIKes Pemkab Jombang yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan yang berlandaskan integritas, tanggung jawab, dan semangat kolaboratif demi kemajuan HIMAKESKA.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kebersamaan seluruh elemen yang terlibat. Setelah itu, moderator membacakan tata tertib debat guna memastikan jalannya diskusi berlangsung secara tertib, adil, dan kondusif.
Memasuki inti acara, masing-masing pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua HIMAKESKA Periode 2026/2027 diberikan kesempatan untuk menyampaikan visi dan misi mereka. Penyampaian ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memahami arah kebijakan, program unggulan, serta komitmen yang ditawarkan dalam mewujudkan HIMAKESKA yang progresif, inklusif, dan berintegritas.

Sesi berikutnya adalah debat dan tanya jawab bersama panelis, di mana para calon saling memaparkan argumentasi, menjawab pertanyaan kritis, serta memberikan solusi terhadap berbagai isu organisasi dan kemahasiswaan. Suasana debat berlangsung dinamis namun tetap kondusif, mencerminkan kedewasaan berdemokrasi di lingkungan kampus.
Setelah seluruh rangkaian debat selesai, acara ditutup secara resmi oleh MC pada pukul 11.30 WIB. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam proses demokrasi mahasiswa, sekaligus wadah edukatif untuk menumbuhkan budaya diskusi yang sehat dan konstruktif.
Adapun tujuan utama dari terselenggaranya Debat Terbuka dan PEMIRA ini adalah untuk memberikan transparansi kepada seluruh mahasiswa terkait kualitas, kapasitas, dan komitmen pasangan calon, meningkatkan partisipasi aktif mahasiswa dalam proses demokrasi organisasi, serta memilih pemimpin yang mampu membawa HIMAKESKA menuju arah yang lebih baik.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat terpilih Ketua dan Wakil Ketua HIMAKESKA Periode 2026/2027 yang amanah, bertanggung jawab, serta mampu mewujudkan HIMAKESKA yang semakin progresif dalam inovasi, inklusif dalam merangkul seluruh mahasiswa, dan berintegritas dalam setiap langkah kepemimpinannya. Selain itu, semoga kegiatan ini menjadi fondasi kuat bagi terciptanya budaya organisasi yang transparan, solid, dan berorientasi pada kemajuan bersama.




Leave a Reply